September 29, 2022
Bagikan di akun sosial media anda

Arah Batin | Dzikir atau mengingat Allah merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam. Dzikir dapat dilakukan setelah salat fardhu, baik pagi maupun petang.

Dzikir berasal dari bahasa Arab dzakara-yadzkuru-dzikran yang artinya mengingat atau menyebut. Adapun, menurut istilah, dzikir merupakan komunikasi yang dilakukan seorang hamba kepada Allah SWT untuk selalu mengingat dan tunduk terhadap perintah-Nya.

Perintah dzikir kepada Allah SWT termaktub dalam Al Quran surat Al Ahzab ayat 41-42. Sebagaimana Dia berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرً – ٤١ وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا – ٤٢

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.” (QS. Al Ahzab: 41-42).

Baca juga: Sayyid Muhammad Al-Maliki: Doa Dari Rasulullah ﷺ Agar Dunia Mengejarmu

Disadur dari Mukhtashar Kitâb Riyâdhus Shâlihîn Syaikh An-Nawawî karya Syaikh An-Nabhani, berikut ini dzikir-dzikir dan doa-doa Nabi ﷺ setelah shalat:

Sa’ad ibnu Abu Waqqash r.a. meriwayatkan

أَنَّ رَسُولَ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَعَوَّذُ دُبُرَ الصَّلوََات بِهَؤلاءِ الكَلِمَاتِِ اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ

Halaman 1 2 3

Leave a Reply

Your email address will not be published.

CLOSE ADS
CLOSE ADS

You cannot copy content of this page