February 21, 2024
Bagikan di akun sosial media anda

Jenis kedua, ilham yang baik, yaitu dengan tersingkapnya hakikat segala sesuatu dan terlihatnya malaikat yang bertugas mengurusinya sehingga pengetahuan diperoleh darinya.

Hal itu hanya bisa terjadi apabila hati seperti cermin yang bersih dan berkilap. Telah kita ketahui sebelumnya bahwa hakikat segala sesuatu terukir di dalam Lauh Mahfûzh. Apabila hijab diangkat dan cermin dihadapkan kepada Lauh Mahfûzh maka di dalamnya akan tersingkap hakikat segala pengetahuan. Diangkatnya hijab kadang terjadi ketika tidur, kadang terjadi dalam kondisi terjaga sebagaimana yang biasa dialami oleh para sufi, dan kadang terjadi dengan embusan angin anugerah tanpa sebab dan persiapan dari pihak hamba sehingga dengan tiba-tiba terpancar sebagian dari rahasia-rahasia ilmu dari balik tabir alam gaib.

Penyingkapan ini akan sempurna dengan adanya kematian karena di dalamnya hijab diangkat secara total. Hal ini ditunjukkan oleh sabda Rasulullah saw.,

النَّاسُ نِيَامٌ فَإِذَا مَاتُوْا انْتَبَهُوْا.

“Manusia itu tidur. Kemudian apabila mereka telah mati, mereka akan tersadar.”

Sesuatu yang mendekati kematian adalah pembersihan hati para sufi. Karena itu, mereka tidak menyibukkan diri dengan mempelajari ilmu, tapi menyibukkan diri dengan membersihkan hati dan memutuskan hubungan-hubungan duniawi agar hal itu dapat mengantarkan mereka untuk menghadap kepada Allah swt. secara total, lalu menyerahkan segala urusan kepada-Nya. Kemudian Allah Mahatahu tentang cahaya dan anugerah apa saja yang disingkapkan-Nya bagi hati mereka. Ini adalah jalan para nabi dan para wali. Mereka tidak mencari ilmu dan hakikat dengan belajar karena mereka telah menemukan harta karun. Dari itu, mereka mencukupkan diri dengannya melalui belajar dan berusaha. Belajar ibarat berusaha dan ilmu ibarat harta karun. Karena itu, kita tidak boleh meninggalkan usaha selama kita belum menemukan harta karun. Apabila kita menyerah sebelum berusaha, itu merupakan kebinasaan bagi kita.

Disadur dari Kitab Mukhtashar Ihya Ulumiddin. Keira. 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page