February 19, 2024
Bagikan di akun sosial media anda

Beliau ingin menghindari perilaku santri yang mungkin terkesan meremehkan atau melecehkan perjuangan orang-orang yang sudah berhaji.

Namun, Gus Baha menekankan bahwa aturan ini khusus berlaku di Pondok Pesantren Sarang, tempat beliau belajar, dan tidak berlaku sebagai aturan umum di seluruh pesantren.

Ia mengakui bahwa di pesantrennya sendiri, terkadang ada santri yang menggunakan peci putih, dan beliau tidak melarang mereka.

Baca juga: Mbah Moen: Baca 2 Surah Dahsyat Ini Saat Subuh Supaya Kamu Tak Terlilit Hutang dan Jauh dari Kemiskinan

Dalam konteks lain, Gus Baha juga menceritakan bahwa menjadi seorang ulama tidak selalu mudah.

Terdapat tekanan dan harapan tertentu dari masyarakat terkait tampilan dan pakaian seorang ulama.

Sebagai contoh, di beberapa daerah di Jawa Timur, seseorang yang telah menunaikan ibadah haji sering kali menggunakan jubah dan sorban.

Halaman 1 2 3 4 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page